Archive for the ‘ Life ’ Category

Dilbert Principle

Mengeluh tentang tempat kerja itu sangat biasa dilakukan oleh pegawai manapun. Keluhan yang biasa dibicarakan antara lain: pekerjaan yang tampaknya tidak pernah selesai, tidak ada penghargaan yang cukup, miskomunikasi tugas, dan sebagainya. Keluhan yang paling popular di antara karyawan baru/junior adalah memiliki bos yang tidak kompeten. Pegawai senior biasanya tidak mengeluh hal ini karena mungkin mereka sendiri tidak kompeten, menerima pasrah kondisi yang ada, dan memang tidak ada niat untuk memperbaiki. Mereka terlalu sibuk dengan rutinitas pekerjaan mereka sampai di suatu titik bahwa kondisi itulah yang terbaik yang bisa terjadi di perusahaan.

Kondisi ini menjadi bahan utama dalam komik Dilbert. Dilbert adalah seorang pekerja kantoran dengan ide-ide brilian dan revolusioner tetapi sering diabaikan karena dia tidak punya wewenang atau jabatan untuk mengimplementasikan ide tersebut di perusahaannya. Dia sering kali frustasi karena pegawai lain terutama bosnya yang tidak kompeten dan tidak peduli. Dia menganggap bos dia ditempatkan di posisi manajemen sehingga pekerjaan buruknya tidak terlalu berpengaruh pada kondisi perusahaan pada umumnya.

Hal ini terjadi di perusahaan/instansi pemerintah sampai dikaitkan dengan komik tersebut. Tercetuslah istilah Dilbert Principle (Prinsip Dilbert). Perusahaan/instansi cenderung menaikan jabatan pegawai yang kurang kompeten ke level manajemen (manajemen menengah) untuk membatasi kejelekan/keburukan/implikasi negatif yang bisa mereka lakukan. Tentu saja ini dengan asumsi bahwa kinerja manajer menengah ke atas tersebut tidak berhubungan langsung dengan core business dan pegawai yang sebenarnya melakukan pekerjaan produktif adalah bawahannya. Anjing Dilbert, Dogbert, yang bisa bicara mengatakan bahwa kepemimpinan adalah seleksi alam untuk menghilangkan orang-orang bodoh dari proses produksi.

Dia termasuk yang orang yang sering memberikan komentar sarkasme dan blak-blakan. Contohnya:

My favorite Dilbert quotes:
I can only please one person per day. Today is not your day. Tomorrow is not looking good either.
Never argue with idiots. They drag you down to their level, and then beat you with experience.
Don’t be irreplaceable. If you can’t be replaced, you can’t be promoted.
When everything is coming your way……you’re in the wrong lane.
I don’t have an attitude problem, you have a perception problem.
Sumber di sini

Scott Adam’s:
I enjoy my work. And it’s not that hard. Plus I like the attention and the pure joy of creating. I can’t imagine not contributing to the GDP in some fashion. I tend to define myself by what I do. That means I need to be useful to feel good about myself. Leisure doesn’t suit me except for an occasional change of pace.

Keluhan ini akan terus ada sampai penyebab utamanya diatasi. Alasan utamanya adalah kompetensi tiap pegawai yang kurang berkontribusi pada perusahaan. Pegawai tersebut bisa saja memang tidak memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai sehingga penempatan dia pada posisi tersebut sebenarnya kurang tepat. Memang mungkin saja manajemen atas berpikir bahwa dia mempunyai potensi untuk berkembang jika ditempatkan di bagian yang bukan bidangnya. Hal ini adalah resiko yang harus diambil oleh perusahaan. Kondisi ini bisa terjadi di tiap bagian perusahaan. Hal ini bisa diatasi dengan memperkenalkan pegawai tersebut pada teknologi baru, kompetensi baru, atau pergantian personel.

Jika seorang pegawai yang kurang memahami ilmu dan kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan jabatan dia, dia akan seringkali membuat kebijakan yang tidak tepat sasaran bahkan terkesan mengada-ada. Masalahnya adalah bawahannya yang akan paling menderita karena harus melakukan kebijakan yang tidak tepat. Pada akhirnya tetap bawahan yang disalahkan karena mengerjakan hal tersebut dan membiarkan atasannya melakukan kesalahan.

Advertisements

Anti Social

Saya memang suka di rumah, hanya keluar rumah untuk urusan penting saja. Saya lebih sering menggunakan laptop untuk bekerja sehari-hari daripada komunikasi dengan orang lain. Saya tidak akan datang ke acara jika saya malas pergi kesana apalagi memang tidak diundang. Ketika di acara pun saya lebih banyak menjadi pendengar, jarang bicara/bercanda(biasanya jayus/garing). Lalu apakah itu menjadikan saya orang anti sosial?

Teman dekat saya cukup banyak dan kadang-kadang mereka datang ke rumah saya dengan berbagai alasan(biasanya untuk konsultasi komputer/laptop/internet). Saya juga kadang janjian dengan teman untuk sekadar ngobrol atau jalan bareng. Bahkan saya sekarang tinggal dengan 4 teman saya(satu kontrakan). Memang ada aja masalah yang terjadi, tetapi selalu selesai. Lalu apakah itu menjadikan saya orang gaul?

Ada beberapa teman saya yang bilang saya autis karena saya dianggap anti sosial. Padahal istilah anti sosial itu menjadi terlalu umum digunakan. Karakteristik utama seorang anti sosial adalah rasa ketidakpeduliannya yang sangat parah terhadap hak orang lain dan aturan/hukum di masyarakat. Mereka jarang sekali merasa menyesal dan tidak pernah merasa bersalah.
Anti Social

Referensi yang didapat dari Internet mengatakan bahwa Antisocial Personality Disorder (APD) dapat disamakan dengan perilaku kriminal. Saking samanya, faktanya adalah hampir seluruh(65-75%) penjahat memilikinya. Ciri-cirinya:

  • Tidak bertanggung jawab
  • Tidak taat aturan
  • Impulsif
  • Tidak peduli hak/keselamatan orang lain
  • Tidak merasa sedih
  • Manipulatif dan curang
  • Mudah marah
  • Rasa berkuasa
  • Apatis
  • Sikap tidak sadar
  • Menyalahkan orang lain
  • Sangat dingin
  • Pemahaman yang bertentangan

Jika ada yang merasa memiliki 3 diantara karakteristik yang di-bold, maka kalian bisa dianggap ANTI SOSIAL.

Sebenarnya ada juga alasan lain kenapa kita mungkin dianggap anti sosial oleh seseorang:
I Don't Like You

Tinggal di lingkungan masyarakat dimana keinginan seringkali kalah dengan tuntutan dan ekspektasi orang lain itu membuat saya agak beda. Hal ini yang biasanya menyebabkan kita dianggap beda/autis/anti-sosial karena kita tidak melakukan apa yang “banyak” orang lakukan. Kadang memang merasa terkucil, untungnya menemukan teman yang sama naifnya untuk mewujudkan keinginan/mimpi ini. Menjadi benar secara kolektif menjadi norma dari menjadi benar apa adanya. Semoga tiap orang yang merasa beda dikuatkan keyakinannya untuk terus mengejar keinginannya di jalan yang baik dengan niat yang baik.

Feng Shui Kamar

Fengshui adalah suatu warisan animisme yang memanfaatkan hukum langit (astronomi) dan hukum alam(geografi) yang bisa membantu kehidupan seseorang sehingga bisa menerima Qi(energi kehidupan) positif (Wiki). Saat ini, Fengshui lebih sering dikaitkan dengan ilmu tata letak rumah/bangunan. Saya bukan penganut animisme tapi memang posisi barang-barang di rumah bisa mempengaruhi ruang gerak dan aktivitas orang didalamnya.
Saya melihat kamar saya sebagai tempat yang nyaman untuk istirahat. Hal ini memang sudah terbukti baik yang saya alami sendiri maupun komentar dari semua orang yang pernah masuk ke kamar saya. Mereka merasa (terlalu) nyaman, meskipun kadang berantakan. Kamar ini bisa digunakan untuk main komputer, tidur, makan, olah raga peregangan, ngobrol, baca buku/komik, atau hanya bengong saja di kamar.
Masalahnya adalah saya juga menggunakan kamar tidur saya itu untuk bekerja. Saya merasa kinerja saya kurang baik saat ini. Oleh karena itu, saya mengubah posisi barang-barang di kamar.

—SEBELUM—
sebelum

—SESUDAH—
sesudah

Saya merasa perubahan posisi ini baik karena bisa meningkatkan produktivitas saya. Semoga saja.
Saya dapat beberapa tips yang saya terapkan dalam situs rumah dan properti. Berikut tips Feng Shui yang saya dapat

1. Gunakan satu kasur.
Kasur yang ditumpuk akan menggangu pandangan dan membuat kamar terlihat sempit. Jika tidak dapat dihindari, sebaiknya kasur disusun sejajar.
2. Bentuk ruangan yang beraturan (persegi).
Ruangan dengan bentuk teratur memudahkan anda dalam menyusun segala perabot dan tidak menyisakan sudut-sudut kosong sebagai tempat bersarangnya energi negatif.
3. Letak kamar tidak diapit dua pintu.
Kamar tidak boleh berada diantara dua pintu yang saling berhadapan, atau menghadap langsung ke pintu utama karena akan menghalangi energi (chi) yang masuk dari depan.
4. Posisi terbaik diagonal antara pintu dan tembok di belakangnya.
Pastikan ketika membangun rumah, pintu kamar tidur berada pada posisi diagonal dengan tembok yang ada di belakangnya.
5. Tidak berada tepat di bawah palang menonjol, jendela, atau kamar mandi.
Palang menonjol yang telihat dari dalam kamar tidur akan memberikan kesan tidak rapi dan dapat mengganggu kenyamanan tidur anda.
6. Tempatkan kamar tidur di sektor sejuk dan tenang.
Gunakan teori yin dan yang untuk warna tirai, seprai, dan karpet. Yang adalah putih terang, sedangkan yin hitam, gelap.
7. Posisi kepala menentukan keberuntungan.
Usahakan posisi kepala mengarah ke sheng chi (energi menguntungkan) Anda.
8. Hindari benda bentuk tajam mengarah ke posisi tidur Anda.
Perabotan dan aksesoris yang anda letakkan di dalam kamar sebaiknya tertata rapih di dalam laci atau buffet khusus sehingga tidak ada yang berserakan dan mengarah ke tempat tidur.
9. Hindari tempat tidur yang terpantul pada cermin.
Posisi cermin jangan berhadapan atau bersebelahan dengan tempat tidur, karena hal ini akan memantulkan bayangan yang tidak baik bagi hubungan anda dengan pasangan.
10. Hindarkan bentuk air di kamar tidur.
Bentuk air lebih tepat jika anda meletakkannya di halaman depan sebagai penangkap energi positif. Hindari pula tanaman hidup, lukisan binatang, benda tajam, atau pistol berada di dalam kamar.

Personal space

Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengenal adanya istilah lingkaran teman/orang terdekat. Lingkaran ini menunjukan kedekatan kita pada orang lain. Istilah Lingkaran Utama atau Lingkaran Dalam atau Lingkaran Pertama diisi oleh orang-orang terdekat kita, seperti keluarga, sahabat, suami/istri atau kekasih. Lingkaran ini berevolusi seiring waktu sesuai dengan perkembangan kita. Lingkaran ini bisa mengecil karena makin sedikit orang terdekat kita atau malah lebih besar karena lebih banyak orang di lingkaran tersebut. Evolusi ini sangat pada dasarnya tergantung dari pola kedekatan kita dengan orang lain.

Lingkaran ini menunjukan tingkat intimasi kita pada orang lain yang bisa dilihat dari personal space diantara kita dan orang lain. Personal space ini bisa dilihat dari kondisi/posisi kita ketika di area umum/publik. Personal space ini berbentuk oval seperti telur dimana jarak yang bisa toleransi untuk seseorang dari depan yang berbicara dengan kita lebih kecil daripada dari belakang. Rata-rata jaraknya antara 60-150cm. Ada pula istilah intimate space yang bervariasi dengan jarak dari 0-60cm (sepanjang jarak yang bisa dijangkau oleh tangan).

Intimate space ini lebih cocok digunakan antara kita dengan orang lain yang berhubungan intim seperti kekasih, suami atau istri. Istilah adanya ruang tidak terlihat diantara orang ini diperkenalkan oleh Sosiologis bernama Edward T. Hall dalam buku The Hidden Dimension pada tahun 1969 dan Robert Sommers (Ketua Jurusan Psikologi di Universitas California) memperkenalkan istilah personal space pada tahun 1969 dalam buku Personal Space: The Behavioral Basis of Design. Jika disimpulkan dari 2 buku tersebut dan beberap artikel yang saya baca, terdapat 4 space yang terdefinisi, antara lain:

  1. Intimate space: <50cm
  2. Personal space: 50-120cm
  3. Social space: 120-360cm
  4. Public space: >360cm

Walaupun istilah personal space ini baru diperkenalkan di tahun 1969, kebutuhan kita terhadap personal space ini sudah mendarah daging sejak dulu kala. Contoh: ada balita yang jika diajak bermain/bicara oleh orang asing pertama kali, langsung buang muka atau nangis. Tiap orang memiliki berbagai cara untuk menjaga personal space-nya. Orang bisa membaca koran dan memegang koran tersebut agak jauh ke depan, menempatkan buku-buku yang dibaca di meja perpustakaan, menyilangkan tangan di depan dada, dan sebagainya.

Terlepas informasi yang sudah dijelaskan di atas, ada juga anomali yang saya temukan di kekasih saya. Kita baru berhubungan dekat selama 2 bulan. Kata-kata yang biasa digunakan oleh saya dan kekasih saya (Tika) adalah aku belum bisa melepaskanmu. Ini menunjukan dia sudah merasa nyaman dekat dengan saya. Tetapi intimate/personal space Tika sendiri tetap besar terlepas dia sudah dekat dengan saya. Jika saya memposisikan kepala saya terlalu dekat dengan dia, dia akan bergerak menjauh untuk tetap menjaga jarak.

Dia bilang bahwa kondisi ini tidak hanya dia lakukan ke saya tetapi juga ke beberapa sahabat terdekatnya. Dia akan tetap menjaga jarak ketika berbicara. Hal ini membuat saya bingung. Dari referensi yang saya dapat, ada beberapa faktor yang mempengaruhi jarak personal space sesorang, antara lain:

  1. Didikan orang tua: introvert atau extrovert
  2. Lingkungan: lingkungan kota yang memaksa personal space yang lebih kecil dibanding di desa
  3. Budaya: perbedaan budaya suku/negara menyebabkan perbedaan sikap dan pola pikir soal personal space
  4. Trauma: kejadian menyakitkan yang berhubungan dengan orang dekat di masa lalu
  5. Penyakit: kerusakan pada amygdala dalam otak yang bertugas untuk mengatur ketakutan dan memproses emosi yang berhubungan dengan kedekatan dengan seseorang

Apa yang harus saya lakukan untuk bisa lebih baik lagi berhubungan dengannya?

My Red Thunder

After a long wait, I finally got a hand of my motorcycle. It’s Suzuki Thunder ’07. It’s coloured with red and black paint. Red Thunder The minute I saw that motorcycle, I like it very much. I said to myself, “I won’t sell this thing to other person no matter what”. Since it’s still new, I have to make sure the adaptation will go smoothly. The mechanic said that I shouldn’t put too much strain, I’ve to go below 60 km/h for the next 500km or so. Then, I could increase the speed until 80km/h for the 1500km. After that, I could go as fast as i can. The maximum speed is about 100-110 km/h. I plan to make some modifications but I’ll save until next year. I want to make it taller by changing the tires. Any suggestions?