Archive for the ‘ Friend ’ Category

Anti Social

Saya memang suka di rumah, hanya keluar rumah untuk urusan penting saja. Saya lebih sering menggunakan laptop untuk bekerja sehari-hari daripada komunikasi dengan orang lain. Saya tidak akan datang ke acara jika saya malas pergi kesana apalagi memang tidak diundang. Ketika di acara pun saya lebih banyak menjadi pendengar, jarang bicara/bercanda(biasanya jayus/garing). Lalu apakah itu menjadikan saya orang anti sosial?

Teman dekat saya cukup banyak dan kadang-kadang mereka datang ke rumah saya dengan berbagai alasan(biasanya untuk konsultasi komputer/laptop/internet). Saya juga kadang janjian dengan teman untuk sekadar ngobrol atau jalan bareng. Bahkan saya sekarang tinggal dengan 4 teman saya(satu kontrakan). Memang ada aja masalah yang terjadi, tetapi selalu selesai. Lalu apakah itu menjadikan saya orang gaul?

Ada beberapa teman saya yang bilang saya autis karena saya dianggap anti sosial. Padahal istilah anti sosial itu menjadi terlalu umum digunakan. Karakteristik utama seorang anti sosial adalah rasa ketidakpeduliannya yang sangat parah terhadap hak orang lain dan aturan/hukum di masyarakat. Mereka jarang sekali merasa menyesal dan tidak pernah merasa bersalah.
Anti Social

Referensi yang didapat dari Internet mengatakan bahwa Antisocial Personality Disorder (APD) dapat disamakan dengan perilaku kriminal. Saking samanya, faktanya adalah hampir seluruh(65-75%) penjahat memilikinya. Ciri-cirinya:

  • Tidak bertanggung jawab
  • Tidak taat aturan
  • Impulsif
  • Tidak peduli hak/keselamatan orang lain
  • Tidak merasa sedih
  • Manipulatif dan curang
  • Mudah marah
  • Rasa berkuasa
  • Apatis
  • Sikap tidak sadar
  • Menyalahkan orang lain
  • Sangat dingin
  • Pemahaman yang bertentangan

Jika ada yang merasa memiliki 3 diantara karakteristik yang di-bold, maka kalian bisa dianggap ANTI SOSIAL.

Sebenarnya ada juga alasan lain kenapa kita mungkin dianggap anti sosial oleh seseorang:
I Don't Like You

Tinggal di lingkungan masyarakat dimana keinginan seringkali kalah dengan tuntutan dan ekspektasi orang lain itu membuat saya agak beda. Hal ini yang biasanya menyebabkan kita dianggap beda/autis/anti-sosial karena kita tidak melakukan apa yang “banyak” orang lakukan. Kadang memang merasa terkucil, untungnya menemukan teman yang sama naifnya untuk mewujudkan keinginan/mimpi ini. Menjadi benar secara kolektif menjadi norma dari menjadi benar apa adanya. Semoga tiap orang yang merasa beda dikuatkan keyakinannya untuk terus mengejar keinginannya di jalan yang baik dengan niat yang baik.

Feng Shui Kamar

Fengshui adalah suatu warisan animisme yang memanfaatkan hukum langit (astronomi) dan hukum alam(geografi) yang bisa membantu kehidupan seseorang sehingga bisa menerima Qi(energi kehidupan) positif (Wiki). Saat ini, Fengshui lebih sering dikaitkan dengan ilmu tata letak rumah/bangunan. Saya bukan penganut animisme tapi memang posisi barang-barang di rumah bisa mempengaruhi ruang gerak dan aktivitas orang didalamnya.
Saya melihat kamar saya sebagai tempat yang nyaman untuk istirahat. Hal ini memang sudah terbukti baik yang saya alami sendiri maupun komentar dari semua orang yang pernah masuk ke kamar saya. Mereka merasa (terlalu) nyaman, meskipun kadang berantakan. Kamar ini bisa digunakan untuk main komputer, tidur, makan, olah raga peregangan, ngobrol, baca buku/komik, atau hanya bengong saja di kamar.
Masalahnya adalah saya juga menggunakan kamar tidur saya itu untuk bekerja. Saya merasa kinerja saya kurang baik saat ini. Oleh karena itu, saya mengubah posisi barang-barang di kamar.

—SEBELUM—
sebelum

—SESUDAH—
sesudah

Saya merasa perubahan posisi ini baik karena bisa meningkatkan produktivitas saya. Semoga saja.
Saya dapat beberapa tips yang saya terapkan dalam situs rumah dan properti. Berikut tips Feng Shui yang saya dapat

1. Gunakan satu kasur.
Kasur yang ditumpuk akan menggangu pandangan dan membuat kamar terlihat sempit. Jika tidak dapat dihindari, sebaiknya kasur disusun sejajar.
2. Bentuk ruangan yang beraturan (persegi).
Ruangan dengan bentuk teratur memudahkan anda dalam menyusun segala perabot dan tidak menyisakan sudut-sudut kosong sebagai tempat bersarangnya energi negatif.
3. Letak kamar tidak diapit dua pintu.
Kamar tidak boleh berada diantara dua pintu yang saling berhadapan, atau menghadap langsung ke pintu utama karena akan menghalangi energi (chi) yang masuk dari depan.
4. Posisi terbaik diagonal antara pintu dan tembok di belakangnya.
Pastikan ketika membangun rumah, pintu kamar tidur berada pada posisi diagonal dengan tembok yang ada di belakangnya.
5. Tidak berada tepat di bawah palang menonjol, jendela, atau kamar mandi.
Palang menonjol yang telihat dari dalam kamar tidur akan memberikan kesan tidak rapi dan dapat mengganggu kenyamanan tidur anda.
6. Tempatkan kamar tidur di sektor sejuk dan tenang.
Gunakan teori yin dan yang untuk warna tirai, seprai, dan karpet. Yang adalah putih terang, sedangkan yin hitam, gelap.
7. Posisi kepala menentukan keberuntungan.
Usahakan posisi kepala mengarah ke sheng chi (energi menguntungkan) Anda.
8. Hindari benda bentuk tajam mengarah ke posisi tidur Anda.
Perabotan dan aksesoris yang anda letakkan di dalam kamar sebaiknya tertata rapih di dalam laci atau buffet khusus sehingga tidak ada yang berserakan dan mengarah ke tempat tidur.
9. Hindari tempat tidur yang terpantul pada cermin.
Posisi cermin jangan berhadapan atau bersebelahan dengan tempat tidur, karena hal ini akan memantulkan bayangan yang tidak baik bagi hubungan anda dengan pasangan.
10. Hindarkan bentuk air di kamar tidur.
Bentuk air lebih tepat jika anda meletakkannya di halaman depan sebagai penangkap energi positif. Hindari pula tanaman hidup, lukisan binatang, benda tajam, atau pistol berada di dalam kamar.